Defanie Arianti - Okezone
Foto: Reuters
Kemenangan Inter atas Fiorentina (2-0) pada lanjutan Serie A, Senin (16/3/2009) dinihari ternyata menyisakan kontroversi. Pasalnya, Santon terlihat melakukan tekel keras terhadap Comotto ketika tengah berebut bola. Akibat tekel tersebut, Comotto mengalami memar pada tulang iganya.
Secara mengejutkan, Santon tidak diusir dari lapangan setelah aksi berbahaya tersebut. Namun, bek 18 tahun itu kini melontarkan pengakuan bahwa pelanggaran yang dilakukannya memang layak diganjar kartu merah langsung, demikian dilansir Corriere dello Sport, Rabu (18/3/2009).
"Jika saya harus berkata jujur, saya merasa bahwa wasit berbuat baik kepada saya," ujar bek yang kerap dibandingkan dengan Paolo Maldini.
"Saya tidak bermaksud melukainya. Tujuan saya adalah mengejar bola, tapi Comotto berada di sana pada detik-detik terakhir, dan saat itu saya sudah tidak bisa berhenti," Santon mencoba memberi penjelasan.
Comotto sendiri menyayangkan keputusan wasit yang membiarkan Santon lepas dari sanksi larangan bertanding. Namun, mantan punggawa Torino itu tidak bisa berbuat banyak.
"Ketika itu, saya menunggu Santon diusir dari lapangan dan sepertinya Santon pun demikian. Saya pernah melakukan pelanggaran seperti ini ketika masih berada di Torino, dan selalu berakhir dengan larangan tanding tiga atau empat laga," ketusnya.
Bek 30 tahun itu dijadwalkan menjalani beberapa pemeriksaan lanjutan pekan ini guna memulihkan lukanya akibat tekel dari Santon.
(fmh)
source: okezona
Post from: plinplan.com - Indonesian News Archives and Aggregators
Santon: Seharusnya Saya Diganjar Kartu Merah
Related posts:
- Scolari Protes Kartu Merah Lampard Devy Lubis - Okezone Foto: Luiz Felipe Scolari/Ist LIVERPOOL -...
- Scolari Belum Terima Kartu Merah Terry Muchamad Syuhada - Okezone Foto: AP LONDON - Pelatih Chelsea...
- Fergie: Vidic Pantas Dapat Kartu Merah Devy Lubis - Okezone Foto: Ist MANCHESTER - Manajer Manchester...
