Search for
Login | Username Password Forgot? | Email: | Create Account
News | Popularity: 1 | Entries: 27060 | Updated: 136d 16h ago | | Add to My Feeds

Hery Winarno - detikNews Jakarta - Penembakan yang menimpa Direktur BMUN hingga kini masih dalam proses pengungkapan. Tim  Forensik sedang memeriksa peluru yang digunakan oleh pelaku untuk menembak korban.

“Sebaiknya polisi mulai meneliti dari pihak keluarga dan saksi-saksi. Tidak perlu menunggu hasil dari pemeriksaan peluru tim forensik,” ujar Kriminolog Universitas Indonesia Adrianus Meliala saat dihubungi melalui telepon, Rabu (19/3/2009) malam.

Adrianus juga menambahkan jika senjata yang digunakan untuk menembak Nasrudin Zulkarnaen kemungkinan adalah senjata illegal.

“Kemungkinan senjata illegal, karena kalo senjata legal pasti akan mudah diceknya. Sehingga pelaku tidak akan menggunakan senjata legal,” tambah Adrianus.

Terkait dengan maraknya pembunuhan yang terjadi dalam dua pekan terakhir yang telah menewaskan 5 orang, Adrianus mengatakan ini masih dalam batas yang wajar.

“Angka jumlah mati tidak wajar tetap 2.500 jiwa pertahun. Kita tidak perlu khawatir selama masih dalam batas itu,” tandas Adrianus.
(her/ndr)

Sent from Indosat BlackBerry powered by Sinyal Kuat Indosat
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

source: detiknews

Post from: plinplan.com - Indonesian News Archives and Aggregators

Polisi Tak Perlu Tunggu Hasil Uji Peluru Tim Forensik

Related posts:

  1. Peluru Berkurang 2, Proyektil Tak Ditemukan E Mei Amelia R - detikNews Jakarta - Seorang...
  2. Jenazah Nasrudin Tunggu Tim Forensik Hery Winarno - detikNews Jakarta - Jenazah korban penembakan...
  3. Polisi Minta Bantuan Ahli Forensik Tomi Tresnady - Okezone Ananda & Marcella (Foto:Johan/Okezone) JAKARTA -...


More from plinplan.com


^ Back To Top