Search for
Login | Username Password Forgot? | Email: | Create Account
News | Popularity: 1 | Entries: 27060 | Updated: 136d 16h ago | | Add to My Feeds

Luhur Hertanto - detikNews Jakarta - Menag Maftuh Basyuni siap bertanggung jawab atas apapun temuan Pansus Haji DPR. Padahal hingga kini organ hasil hak angket DPR tersebut belum mengambil langkah konkrit untuk mengurai carut marut penyelenggaraan ibadah haji oleh Depag RI.

Demikian kata Menag Maftuh Basyuni dalam sambutannya saat peringatan HUT XIX Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (19/3/2009).

“Kalau pun ada ditemukan kesalahan, maka itu kesalahan Bapak Presiden. Tapi sungguh-sungguh kesalahan kami selaku pelaksana, biarkan kami yang bertanggungjawab,” kata dia.

Menag menegaskan pihaknya sama sekali tidak keberatan dengan pembentukan Pansus Haji DPR. Bagaimanapun juga pembentukan Pansus Haji DPR bertujuan untuk memperbaiki pelaksaan penyelenggaraan ibadah haji nasional di masa mendatang.

Di dalam sambutannya sesaat kemudian, Presiden SBY menyatakan saat ini sudah ada UU 13/2008 yang memberikan kepastian hukum pada pemerintah sebagai pelaksanaan ibadah haji. Pemerintah bertekad untuk terus memperbaiki kekurangan dan mengatasi kendala yang masih saja terjadi setiap tahunnya.

“Penyelenggaraan ibadah haji adalah tugas nasional yang harus dikelola pemerintah secara profesional dan akuntabel serta menjunjung prinsip nirlaba,” ujar SBY.

(lh/sho)

Sent from Indosat BlackBerry powered by Sinyal Kuat Indosat
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

source: detiknews

Post from: plinplan.com - Indonesian News Archives and Aggregators

Menag: Bukan Kesalahan Presiden

Related posts:

  1. Menag Cuek Usulan Hak Angket DPR Soal Haji Anwar Khumaini - detikNews Jakarta - Sebanyak 121 anggota...
  2. Menag Laporkan Pelaksaan Haji 2008 pada Presiden Anwar Khumaini - detikNews dok Depag Jakarta - Menteri...
  3. Menag Akui Beri Dana Anggota DPR Untuk Pantau Haji Anwar Khumaini - detikNews dok Depag Jakarta - Dua...


More from plinplan.com


^ Back To Top